Glossary A-B

A – B (update periodically)

Acintya : is another name to call the almighty God in Bali Hindu beliefs besides the popular one: Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Acintya means something that cannot imagined and cannot think of.
Acintya : merupakan nama lain untuk menyebut Tuhan Yang Maha Esa selain sebutan yang lebih umum dan populer: Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Acintya berarti sesuatu yang tidak dapat dipikirkan, tidak dapat dibayangkan. Sesuatu yang diluar imaginasi pikiran manusia.

Ajik : (see: ajung) (Lihat: ajung)

Ajung : ajung is a nickname to call “father” in the noble family. Besides ajung, ajik is also quite popular.
Ajung : panggilan anak kepada bapak untuk keturunan keluarga ningrat / kerajaan di Bali, misalnya dalam keluarga dengan gelar Tjokorda, Gusti Ngurah, Anak Agung, dan sebagainya. Selain ajung, dipakai juga kata panggilan ajik.

Amor ring Acintya : is an expression when hear the news about someone’s death. in general it is said with the word dumogi before so the sentence becomes : “Dumogi amor ring Acintya” which means wish (he or she, the person who died) united with the almighty God. (see: Acintya)
Amor ring Acintya : merupakan sebuah ungkapan yang sering diucapkan ketika menerima kabar duka. Umumnya didahului dengan kata dumogi sehingga secara lengkap kalimat itu berbunyi “Dumogi amor ring Acintya“. Ungkapan ini bermakna semoga (roh orang yang meninggal) menyatu dengan Acintya (sang pencipta, Tuhan yang Maha Esa).  (lihat: Acintya)

Angkul angkul : angkul-angkul is the part of a traditional Bali house. Located in the most front of the house (as a gate) it is the main access to/from the house. At the both side of angkul-angkul, there is small space to put in the offerings.
Angkul angkul : merupakan bagian dari rumah tradisional Bali yang terletak di bagian paling depan / luar dari sebuah rumah yang menjadi akses utama keluar masuk penghuni rumah. Pada sebelah kiri dan kanan angkul-angkul terdapat tempat untuk meletakkan sesajen.

Awig awig : awig awig is a customary law. Set up by thecustomary village council, this law is applied in the village where this law is made. Regulation in awig awig may different from one village to another as this law is made due to the needs of particular village. (see also: perarem)
Awig awig : Sebuah aturan tertulis yang dibuat / dikeluarkan oleh desa adat. Aturan ini berlaku dan mengikat bagi penduduk yang tinggal maupun melakukan kegiatan di lingkungan desa adat tersebut. (lihat juga: perarem

Bade : also called wadah, is a cremation tower. It is used to bring the corpse to the cemetery. Bade divides into three section: the top/head, the middle/body and the bottom/foot. It is decorated with traditional Bali motifs. Bade can be as high as 3 meters to the highest 24 meters. (see: lembu)
Bade : atau disebut juga wadah, merupakan salah satu sarana kelengkapan dalam upacara ngaben / plebon / kremasi. Bade berfungsi untuk membawa jenasah ke kuburan. Bentuk wadah atau bade ini berupa kotak yang menjulang tinggi dihiasi dengan ornamen-ornamen khas Bali dengan warna putih dan kuning dengan dekorasi warna keemasan. Bade terbagi menjadi tiga bagian, yaitu: bagian kepala, bagian badan dan bagian kaki.(lihat juga lembu)

Banten : banten is one of the equipment in Hindu ceremony. There are many kinds of banten and each of them has different name based on what is it banten for.
Banten : adalah sarana upacara dalam agama Hindu, atau bahasa agama dalam bentuk simbol. Banten terbagi kedalam beberapa jenis yang memiliki nama yang berbeda sesuai dengan peruntukkannya, misal banten pejati, banten otonan dsb.

Bhuwana Agung : bhuwana = the world, agung = big; bhuwana agung is the universe with millions of stars, the sun, the moon including the earth where we live with the animal, and plants etc. Bhuwana agung is a macrocosmos.
Bhuwana Agung : bhuwana = dunia, agung = besar; bhuwana agung adalah istilah untuk alam semesta raya yang terdiri dari jutaan bintang, matahari dan bulan termasuk bumi tempat manusia tinggal bersama hewan, tumbuh-tumbuhan dan sebagainya. Dikenal juga dengan istilah makrokosmos.

Bhuwana Alit : bhuwana = the world, alit = small; bhuwana alit is a microcosmos or the world inside/of our self.
Bhuwana Alit : bhuwana = the world, alit = small; bhuwana alit is a microcosmos or the world inside/of our self.

Butha Yadnya : one of the panca yadnya ceremonies. Bhuta Yadnya is a ceremony dedicated to the butha, a negative supra natural power / energi from the darkness. Bhuta yadnya ceremony intends to neutralize the bad energy and make it in balance / harmony so it will not “disturb” to the human being.
Butha Yadnya : salah satu upacara dalam panca yadnya. Bhuta Yadnya adalah upacara korban suci yang dipersembahkan untuk para butha, yang dapat diartikan sebagai suatu energi kegelapan/energi negative. Tujuan upacara bhuta yadnya adalah agar para butha tidak mengganggu manusia, menetralisir kekuatan-kekuatan negative sehingga terjadi keseimbangan antara bhuwana agung dan bhuwana alit.

 

Leave a Reply

62 − = 55