Glossary H-I-J

H – I – J (Updated periodically)

Hanoman : one of the main figures in Ramayana story. Hanoman is a white monkey which helps Rama against king Dasamuka. They go the kingdom of Alengka, where Dasamuka hostages Dewi Sita (Rama’s wife).
Hanoman : salah satu tokoh dalam cerita Ramayana. Hanoman merupakan seekor kera berbulu putih yang membantu Rama dalam menyelamatkan Dewi Sita.

Hindu Dharma : name of the religion which is most Balinese follow. Hindu Dharma is a fusion between Hinduism and local beliefs which is called agama Tirtha or agama Bali.
Hindu Dharma : merupakan praktik ajaran Hindu yang dijalankan dalam kehidupan sehari-hari oleh mayoritas suku Bali yang melebur dengan kepercayaan setempat yang disebut dengan agama Tirtha or agama Bali.

I (pronunciation as e) : it’s an article used in Bali name. It’s placed in front of the name, “I” means the boy/man and “ni” is for the girl/woman e.g if your friend’s name is ‘I Wayan Wijaya‘ it means he is the first boy in the family, and his name is Wijaya. “I” = the boy/man, “Wayan” = the first kid, and “Wijaya” is the “real” name. (see: wayan)
I  : adalah sebuah kata sandang yang digunakan didepan nama. “I” berarti anak laki-laki sedangkan untuk anak perempuan digunakan kata sandang “Ni”. Misal seseorang bernama “I Wayan Wijaya”, jika kita bedah ini berarti dia adalah anak laki-laki pertama yang bernama Wijaya. I = anak laki-laki, Wayan = anak pertama, Wijaya = nama sebenarnya. (see: wayan)

Ida Ayu : first name for women who was born in brahmana family. Dayu is a common nick name to call Ida Ayu. It’s an abbreviation of Ida Ayu (see: Ida Bagus)
Ida Ayu : nama depan yang dipakai oleh anak perempuan yang lahir dari keluarga brahmana. Ida Ayu biasa dipanggil dengan sebutan yang lebih singkat yaitu Dayu. (lihat: Ida Bagus)

Ida Bagus : first name for man who was born in brahmana family. Not all Not all but most Balinese high priest comes from brahmana family. Dagus is a common short name for Ida Bagus. Dagus Ajik is nick name for Ida Bagus who had married and have son/daughter.
Ida Bagus : nama depan yang dipakai oleh anak laki-laki yang lahir dari keluarga brahmana. Ida Bagus lazim dipanggil dengan Dagus atau Gus saja, yang merupakan kependekan dari kata Ida Bagus.  Sementara untuk Ida Bagus yang sudah menikah dan telah memiliki anak, biasanya dipanggil dengan sebutan Gus Ajik. Walau tidak semua namun para rohaniwan Hindu / pedanda / pendeta, umumnya berasal dari keluarga Ida Bagus.

Ida Sang Hyang Widhi Wasa : or Sang Hyang Widhi is a word for the One and Supreme God in Hindu Bali.   Also known as Sang Hyang Tunggal or Acintya which means He who can’t be understandable or He who can’t be imagined.
Ida Sang Hyang Widhi Wasa : atau Sang Hyang Widhi adalah sebutan untuk Tuhan Yang Maha Esa dalam agama Hindu Bali. disebut juga dengan Sang Hyang Tunggal atau Acintya yang meiliki arti “Dia yang tak dapat dipahami” atau “Dia yang tak dapat dibayangkan”.

Jaba Pura : in general, a temple is divided into 3 area: nista mandala, madya mandala and utama mandala. Nista mandala also known as jaba pura is the outer zone with the entrance direct to the temple. This area is used for preparations during religious festival. Dance or other traditions entertaining performances during temple festival also take place in this area.
Jaba Pura : secara umum, kawasan sebuah pura terbagi menjadi 3 bagian yaitu nista mandala, madya madya dan utama mandala. nista mandala sering juga disebut dengan jaba pura merupakan kawasan halaman di depan sebuah pura, berfungsi / digunakan untuk melakukan persiapan upacara atau tempat melakukan pementasan.

Jro : is a title or honour name which is given for the person with such particular profession, e.g. balian, bendesa, dalang, pemangku etc. Also it is given for the woman from sudra family who married with a man from noble family: brahmana, ksatrya or wesya. (see: catur wangsa /catur warna)
Jro : adalah sebuah gelar / sebutan kehormatan untuk orang dengan profesi tertentu, misalnya balian, bendesa, dalang,  pemangku dan sebagainya. Juga untuk perempuan yang berasal dari golongan sudra menikah dengan laki-laki yang berasal dari keluarga brahmana, ksatria ataupun wesya. (lihat: catur wangsa /catur warna)

Jukung : a traditional canoe of Bali. Made from wooden log, engrave in the middle so it has space for passenger. Equipped with 2 long bamboo at both sides and the triangle sail. Head fish shape in the front with the warp long tail in the back.
Jukung : perahu tradisional nelayan Bali. Badan perahu dibuat dari kayu belalu atau camplung gelondongan yang dicungkil dibagian tengah/perut sehingga memiliki ruang untuk penumpang. Dilengkapi dengan dua buah cadik bambu di kiri dan kanan serta dilengkapi dengan layar berbentuk segitiga. Pada bagian depan dihias/diukir dengan bentuk seperti kepala ikan sedangkan di bagian belakang dibuat menyerupai ekor ikan yang melengkung keatas.

Jung : abbreviation of ajung, a nick name to calling the father. (see ajung)
Jung : kependekan dari kata ajung, panggilan anak kepada orang tua di keluarga ningrat. (lihat: ajung)

Leave a Reply

− 3 = 1