Glossary R-S

R – S (updated periodically)

Rahina : see rahinan ; lihat rahinan

Rahinan : derived from the word rahina which means day or light, rahinan or rerahinan is an auspicious day to connect and praying/worship to God.
Rahinan : berasal dari kata rahina yang berarti hari atau terang, rahinan atau rerahinan adalah hari baik untuk menghubungkan diri memuja kebesara Tuhan.

Rerainan : see rahinan; lihat rahinan

Redite : name of the days as part of wewaran, especially sapta wara in Bali calendar system. It occurs every Sunday in international calendar.
Redite : salah satu nama hari dalam wewaran khususnya sapta wara dalam kalendar Bali. Redite jatuh pada setiap hari Minggu dalam penanggalan masehi.

Rsi Yadnya : a form of the offerings for rsi / holy man such as sulinggih, pinandita, pandita (the Hindu priest or the leaders in the ceremony). The offerings such as giving sesari (donation), build the holy places, giving medical health care for them etc.
Rsi Yadnya : suatu bentuk persembahan yang ditujukan bagi para rsi / orang suci seperti sulinggih, pinandita, pandita, guru dan sebagainya. Contoh pelaksanaannya seperti memberi sesari atau punia, membangun tempat pemujaan, menjaga kesehatan para sulinggih dan sebagainya.

Rurung : is a local word for an alley/lane in a village. Even though rurung is not a dead end road but it is more quiet than the main road in the village as rurung is an access / passageway to the resident houses.
Rurung : merupakan sebuah akses jalan diluar jalur utama di perkampungan penduduk. Walau lebar rurung tidak terlalu besar namun cukup untuk bisa dilewati mobil. Di beberapa tempat, rurung hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki dan sepeda motor saja.

Rwa Bhineda : literally, rwa means two and bhineda means something different. So altogether, rwa bhineda is two different things but  it is compliment each other, e.g.day and night, happiness – sadness, etc.
Rwa Bhineda : secara harfiah, rwa berarti dua, bhineda berarti yang berbeda. Jadi rwa bhineda adalah dua hal yang berbeda / berlawanan namun tidak dapat dipisahkan karena saling melengkapi, misal siang – malam, suka – duka dan sebagainya.

Saniscara : name of the days as part of wewaran, especially sapta wara in Bali calendar system. It’s same as Saturday in the international calendar.
Saniscara : salah satu nama hari dalam wewaran khususnya sapta wara dalam kalendar Bali. Saniscara sama dengan hari Sabtu dalam penanggalan masehi.

Sekala : the real world that we can see by our eyes. Antonim; niskala
Sekala : dunia nyata, dunia yang terlihat oleh panca indera, lawan dari niskala.

Sugihan Bali : a ceremony which is intended to clean/sanctify the inner world (micro cosmos) of the human being from negativity. Sugihan Bali ritual is held 5 days before the Galungan holi day. (see: Galungan)
Sugihan Bali : adalah sebuah upacara untuk membersihkan diri dari hal-hal yan gbersifat negatif dalam diri manusia. Dilaksanakan 5 hari sebelum Hari Raya Galungan. (lihat: Galungan)

Sugihan Jawa : a ceremony which is intended to clean / sanctification of the bhuwana agung (the places / environment / surrounding) both sekala  and niskala (physically and spiritually) Sugihan Jawa ritual is held 6 days before the Galungan holi day. (see: Galungan)
Sugihan Jawa : adalah sebuah upacara ritual untuk membersihkan/mensucikan bhuana agung  atau alam semesta secara sekala dan niskala (dunia yang nampak maupun yang tidak nampak). Bersih-bersih alam lingkungan disekitar, baik tempat tinggal, pura, peralatan upacara dan sebagainya. 
Dilaksanakan 6 hari sebelum Hari Raya Galungan. (lihat: Galungan)

Sudra : one of catur warna (4 kinds of community class based on skill/profession). Sudra is a common people in the community so the number is the biggest in quantity. Peasant or those who work in the farming, or workers is classified in catur warna as Sudra. (see: catur warna)
Sudra : merupakan salah satu golongan dalam catur warna (4 klasifikasi berdasarkan kemampuan/keahlian dan profesi seseorang). Sudra merupakan golongan yang paling banyak dari segi jumlah karena yang termasuk dalam golongan sudra seperti misalnya para pekerja, petani dan sebagainya. (see: catur warna)

Leave a Reply

+ 40 = 42